Langkahku terhenti tepat di hadapnya
Untuk mengatakan aku mencintainya
Hatiku tak mampu berdusta lagi
Sembunyikan perasaan yang begitu nyata
Jiwaku tak mampu ingkari rasa yg terus berkembang
Semerbak aromanya menggodaku
Seakan terbang ke langit ketujuh
Senandung merdunya membiusku
Bak simfoni cinta yg megah
Wahai sang penakluk
Wahai sang penggoda
Wahai kau...
Yang membuatku berhenti bernafas
Yang membuatku tak kuasa sebut namamu tanpa getaran di dada
Sayang..cinta..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar